20/11/16

Menggunakan Formula dalam Microsoft Excel


Formula dalam Excel merupakan rumus atau metode perhitungan data dalam sel. Dengan Formula kita dapat membuat perhitungan perhitungan menggunakan rumus untuk mengolah data didalam Excel. Penulisan formula di Excel diawali dengan tanda “=”. Formula formula di Excel memiliki fungsi dan format penulisan yang sudah didefinisikan secara otomatis. Berikut beberapa contoh formula dalam Excel dan cara penggunaannya.

1.  Operator Hitung
Operator hitung digunakan untuk melakukan perhitungan dalam Excel. Berikut beberapa operator hitung yang dapat digunakan dalam Excel.


2.  Fungsi Text 
Fungsi teks merupakan fungsi fungsi dalam Excel yang dapat digunakan untuk mengolah data teks. Berikut beberapa fungsi teks pada Excel.

a)  CONCATENATE
Fungsi CONCATENATE digunakan untuk menggabungkan beberapa teks menjadi satu. Misalnya ada beberapa tulisan terpisah menjadi beberapa sel. Maka kita dapat menggabungkan tulisan tersebut menjadi satu di sel yang berbeda. Berikut format penulisan rumus CONCATENATE :

Contoh Penggunaan :

     Hasilnya :
     

b)  LEFT
Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil beberapa karakter teks dalam sel dimulai dari sebelah kiri. Berikut format penulisan rumus LEFT :

 Contoh Penggunaan :

 Hasilnya :

c)   RIGHT
Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil beberapa karakter teks dalam sel dimulai dari sebelah kanan. Berikut format penulisan rumus RIGHT :

 Contoh Penggunaan :
 Hasilnya :

d)  MID
Fungsi MID digunakan untuk mengambil beberapa karakter teks dalam sel pada bagian tengah teks. Berikut format penulisan rumus MID :
Contoh Penggunaan :

Hasilnya :

e)  LOWER
Fungsi LOWER digunakan untuk mengubah penulisan teks menjadi huruf kecil. Berikut format penulisan rumus LOWER :

Contoh Penggunaan :

Hasilnya :

f)   UPPER
Fungsi UPPER digunakan untuk mengubah penulisan teks menjadi huruf kapital. Berikut format penulisan rumus UPPER :

Contoh Penggunaan :

Hasilnya :

g)  PROPER
Fungsi PROPER digunakan untuk mengubah penulisan teks menjadi huruf kapital. Berikut format penulisan rumus PROPER :
Contoh Penggunaan :
     

     Hasilnya :
    
           
3.  Fungsi Statistik
Fungsi Statistik merupakan fungsi sederhana yang digunakan untuk meghitung nilai dari suatu sel/range.
a)  SUM
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan kumpulan data pada suatu range. Berikut format penulisan rumus SUM :

Contoh Penggunaan :
                      
b)  PRODUCT
Fungsi PRODUCT digunakan untuk mengalikan kumpulan data pada suatu range. Berikut format penulisan rumus PRODUCT :
                   

Contoh Penggunaan :

Hasilnya :
                         
c)   MAX
Fungsi MAX digunakan untuk mencari nilai tertinggi pada suatu range. Berikut format penulisan rumus MAX :

Contoh Penggunaan :

d)  MIN
Fungsi MIN digunakan untuk mencari nilai terendah pada suatu range. Berikut format penulisan rumus MIN :

Contoh Penggunaan :
                        
e)  AVERAGE
Fungsi AVERAGE digunakan untuk mencari nilai rata-rata pada suatu range. Berikut format penulisan rumus AVERAGE :

Contoh Penggunaan :

f)   COUNT
Fungsi COUNT digunakan untuk menghitung jumlah sel numerik pada suatu range. Berikut format penulisan rumus COUNT :
Contoh Penggunaan :


4.  Fungsi Logical
Fungsi Logical adalah fungsi yang digunakan untuk menguji suatu kondisi tertentu sehingga akan menghasilkan pernyataan benar jika kondisi terpenuhi dan pernyataan salah jika kondisi tersebut tidak terpenuhi.
a)  IF TUNGGAL
Fungsi logical IF Tunggal merupakan fungsi logical IF yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan dua kondisi, yaitu kondisi benar dan kondisi salah. Berikut format penulisan rumus IF Tunggal :

Contoh Penggunaan :
  •  Jika JK sama dengan L maka KET “Laki-laki”
  •  Jika JK sama dengan P maka KET “Perempuan”
Hasilnya :



b)  IF MAJEMUK
Fungsi logical IF majemuk adalah fungsi IF yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang memiliki kondisi lebih dari dua kondisi. Berikut format penulisan rumus IF Majemuk :

Contoh Penggunaan :
  • Jika NILAI lebih besar sama dengan 86 maka KET “A”
  • Jika NILAI lebih besar sama dengan 60 maka KET “B”
  • Jika NILAI lebih kecil dari 60 maka KET “C”

 Hasilnya :


c)   IF AND
Fungsi logical IF AND adalah fungsi logical yang digunakan untuk membandingkan dua kondisi atau lebih. Pada fungsi logical IF AND kondisi yang dibandingkan akan menghasilkan pernyataan yang benarapabila kedua kondisinya terpenuhi. Akan tetapi akan menghasilkan pernyataan salah apabila salah satu kondisinya tidak terpenuhi. Berikut format penulisan rumus IF AND :
 Contoh Penggunaan :

Hasilnya :

d)  IF OR
Penggunaan fungsi logical IF OR hampir sama dengan penggunaan fungsi logical IF AND, yaitu untuk membandingkan dua kondisi atau lebih. Hanya berbeda di hasil akhirnya, apabila fungsi logical IF OR akan mwnghasilkan pernyataan benar apabila terdapat salah satu kondisi yang terpenuhi dan akan bernilai salah apabila semua kondisi tidak terpenuhi. Berikut format penulisan fungsi IF OR :
Contoh Penggunaan :

Hasilnya :

5.  Fungsi Lookup dan Reference
Fungsi lookup dan reference digunakan untuk mengambil data dari sel lain untuk dijadikan referensi.
a)  VLOOKUP
Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mengambil data tabel denga berbentuk vertikal. Berikut format penulisan rumus VLOOKUP :

Contoh Penggunaan :
Hasilnya :

b)  HLOOKUP
Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mengambil data tabel denga berbentuk vertikal. Berikut format penulisan rumus VLOOKUP :
Contoh Penggunaan :
Hasilnya :